China Sumbang Rp1,6 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza, Presiden Palestina Beri Apresiasi Tinggi
Jangkauan Jakarta Barat – China Sumbang Pemerintah China kembali menunjukkan peran aktifnya dalam isu kemanusiaan internasional dengan memberikan bantuan senilai Rp1,6 triliun untuk mendukung proses rekonstruksi di Gaza, wilayah yang telah lama porak-poranda akibat konflik berkepanjangan. Bantuan besar tersebut langsung mendapat apresiasi dari Presiden Palestina.
Dukungan China untuk Pemulihan Gaza
pembangunan kembali infrastruktur dasar,
layanan kesehatan dan pendidikan,
perbaikan jaringan air dan listrik,
serta dukungan untuk keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
“Rekonstruksi Gaza merupakan prioritas kemanusiaan global. China ingin memastikan masyarakat Gaza mendapatkan kembali harapan dan kehidupan yang layak,” ujar perwakilan Kementerian Luar Negeri China.
Baca Juga: Jet Tempur F-16 Thunderbirds Jatuh, Pilot Berhasil Melontarkan Diri
Presiden Palestina Sampaikan Terima Kasih
Presiden Palestina menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar tersebut, menyebutnya sebagai bentuk solidaritas yang nyata di tengah krisis.
“China telah berdiri bersama rakyat Palestina pada masa tersulit. Bantuan ini bukan hanya materi, tetapi simbol persahabatan dan kepedulian,” ujar Presiden Palestina dalam pernyataan resminya.
Ia menegaskan bahwa dukungan internasional sangat penting untuk mempercepat pembangunan kembali fasilitas publik yang vital bagi kehidupan warga Gaza.China Sumbang
Bantuan untuk Rekonstruksi, Bukan Politik
Para analis menilai, kontribusi China ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai negara yang mengutamakan stabilitas kawasan melalui jalur diplomasi dan bantuan kemanusiaan.
“China ingin menjadi jembatan bagi perdamaian, bukan memperkeruh situasi,” ujar seorang akademisi hubungan internasional.
China Sumbang Harapan Baru bagi Warga Gaza
Rumah sakit, sekolah, dan jaringan air bersih menjadi prioritas utama mengingat kebutuhan mendesak di lapangan.
Warga Gaza sendiri menyambut baik kabar tersebut, berharap rekonstruksi bisa berjalan cepat dan tepat sasaran. “Kami butuh kehidupan yang normal, anak-anak bisa sekolah lagi, dan rumah kami kembali berdiri,” kata salah satu warga pengungsi.
Peran Internasional Masih Diperlukan
Meski bantuan China menjadi dorongan besar, berbagai lembaga internasional menilai kebutuhan rekonstruksi Gaza jauh lebih besar.






