Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Ledakan SMAN 72 Anggota DPR Dorong Penanganan Trauma Menyeluruh

Shoppe Mall

Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Anggota DPR Desak Penanganan Trauma Siswa Secara Menyeluruh

Jangkauan jakarta Barat – Ledakan SMAN 72 Anggota Jakarta Timur yang terjadi pada Jumat (8/11/2025) lalu masih menyisakan duka dan kepanikan di kalangan siswa, guru, dan orang tua. Meski penyelidikan penyebab ledakan masih dilakukan aparat, sejumlah anggota DPR RI menyoroti aspek lain yang tak kalah penting: pemulihan psikologis bagi para korban dan saksi kejadian.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di ruang laboratorium sekolah sekitar pukul 09.30 WIB dan menyebabkan beberapa siswa mengalami luka-luka. Suara ledakan keras sempat terdengar hingga ke luar kompleks sekolah, memicu kepanikan di antara siswa yang sedang mengikuti kegiatan belajar.

Shoppe Mall

DPR Minta Pemerintah Hadir Tangani Trauma Anak

Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Ratih Megasari Singkarru, menegaskan pentingnya langkah cepat pemerintah untuk memulihkan kondisi psikologis siswa dan tenaga pendidik.

Anak-anak kita tidak hanya butuh pengobatan fisik, tapi juga pendampingan psikologis. Peristiwa seperti ini bisa meninggalkan trauma mendalam, terutama bagi siswa yang menyaksikan langsung,” ujar Ratih dalam keterangan pers, Sabtu (9/11/2025).

Ratih mendorong Kemendikbudristek, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, dan Kementerian Sosial untuk berkolaborasi menyediakan layanan trauma healing bagi seluruh warga sekolah. Menurutnya, penanganan harus dilakukan menyeluruh — mulai dari siswa yang terluka hingga mereka yang hanya menjadi saksi atau mendengar suara ledakan.DPR Mendorong Polisi Dalami Peran Korban Bully di Ledakan SMAN 72 - Fenesia


Baca Juga: Gudang Alat Motor di Nusa Penida Terbakar Terdengar Ledakan dari Arah TPA

Trauma di Kalangan Remaja Harus Diwaspadai

Psikolog anak dan remaja dari Universitas Indonesia, Dr. Diah Suryaningrum, mengatakan bahwa kejadian seperti ledakan di lingkungan sekolah dapat menimbulkan gejala trauma jangka panjang bila tidak segera ditangani.

Anak-anak bisa mengalami mimpi buruk, takut masuk sekolah, atau merasa cemas setiap kali mendengar suara keras. Ini bisa memengaruhi prestasi dan kesehatan mental mereka,” jelas Diah.

Ia menyarankan agar pihak sekolah membuka posko konseling darurat, memberikan ruang bagi siswa untuk berbagi perasaan, dan melibatkan orang tua dalam proses pemulihan.


Ledakan SMAN 72 Anggota Pemerintah DKI Bentuk Tim Pendamping

Menanggapi hal ini, Dinas Pendidikan DKI Jakarta bersama Pusat Layanan Psikologi Pendidikan telah membentuk tim pendamping untuk memberikan bantuan konseling di SMAN 72. Kepala Dinas Pendidikan DKI, Gunas Mahdianto, menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya rehabilitasi pascakejadian.

Kami sudah kirim tim psikolog ke sekolah. Fokus utama adalah memastikan siswa merasa aman untuk kembali belajar,” kata Gunas.

Selain itu, pihaknya memastikan proses belajar-mengajar akan dilanjutkan secara bertahap setelah area laboratorium dinyatakan aman oleh tim forensik kepolisian.


Desakan Penguatan SOP Keamanan Sekolah

Selain aspek pemulihan mental, DPR juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan laboratorium sekolah di seluruh Indonesia.
Ketua Komisi X DPR, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa sekolah-sekolah harus memiliki sistem keamanan bahan kimia dan listrik yang lebih ketat.

Ini bukan hanya soal kecelakaan, tapi juga soal standar keselamatan pendidikan. Semua sekolah harus melakukan audit keamanan secara rutin agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegas Agustina.


Warga Sekitar Masih Terkejut

Warga yang tinggal di sekitar SMAN 72 mengaku masih trauma mendengar suara ledakan keras yang mengguncang area tersebut. Sebagian orang tua siswa bahkan mendatangi sekolah beberapa jam setelah kejadian karena khawatir dengan kondisi anak-anak mereka.

Kami kira bom, karena suaranya keras sekali. Baru tahu ternyata dari laboratorium sekolah,” ungkap Rini (44), warga Cililitan yang rumahnya berjarak sekitar 200 meter dari sekolah.


Ledakan SMAN 72 Anggota Pemulihan Jangka Panjang

Hingga kini, seluruh korban luka telah mendapat perawatan di rumah sakit, sementara pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti ledakan.
Meski demikian, fokus utama kini bergeser pada pemulihan psikologis jangka panjang, terutama bagi para siswa yang mengalami shock.

Ratih Megasari menegaskan bahwa DPR akan memantau langkah pemerintah daerah dan kementerian terkait agar tidak berhenti pada penanganan darurat semata.

Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa. Jangan biarkan pengalaman traumatis di sekolah membuat mereka takut belajar. Pemulihan mental harus menjadi prioritas,” ujarnya.


Kesimpulan

Peristiwa ledakan di SMAN 72 menjadi pengingat bahwa keamanan dan keselamatan di lingkungan pendidikan tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga kesejahteraan mental siswa. Dorongan DPR untuk penanganan trauma menyeluruh menjadi langkah penting agar sekolah kembali menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara utuh.

Shoppe Mall