Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Setiap Detik Berharga Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Gempa Bumi

Setiap Detik Berharga Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Gempa Bumi

Shoppe Mall

UKM Radio Untar Hidupkan Semangat Siaran di Hari Radio Nasional: Dari Gelombang Monarkhi ke Gelombang Digital

Jangkauan Jakarta Barat– Setiap tanggal 11 September, udara Indonesia seakan dipenuhi oleh resonansi sejarah. Hari Radio Nasional bukan sekadar penanda kalender, melainkan sebuah pengingat akan momen bersejarah pada tahun 1945, ketika para pejuang di belakang mikrofon Radio Republik Indonesia (RRI) untuk pertama kalinya menyuarakan kabar kemerdekaan ke seluruh penjuru Nusantara. Radio, pada masanya, adalah nadi informasi, perekat bangsa di tengah gejolak revolusi, dan senjata diplomasi yang tak ternilai.

Lantas, di era yang didominasi oleh streaming, podcast, dan media sosial, masih relevankah radio? Bagi para mahasiswa Universitas Tarumanagara (Untar), jawabannya tidak hanya “ya”, tetapi juga penuh dengan semangat dan kreativitas. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Radio Untar adalah bukti nyata bahwa jiwa radio tetap hidup, berdenyut, dan terus berevolusi.

Shoppe Mall

Merawat Warisan, Menyambut Masa Depan

UKM Radio Untar bukan sekadar organisasi kampus biasa. Ia adalah sebuah wadah pembelajaran, inkubator bakat, dan sekaligus studio produksi yang dinamis. Di sini, mahasiswa dari berbagai program studi berkumpul dengan satu passion yang sama: mencintai dunia penyiaran dan audio. Mereka tidak hanya diajarkan untuk berbicara di belakang mikrofon, tetapi juga dibekali dengan keterampilan teknis mendalam, mulai dari teknik penyiaran, produksi konten audio, editing, hingga manajemen stasiun radio.

Setiap Detik Berharga Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Gempa Bumi
Setiap Detik Berharga Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Gempa Bumi

Baca Juga: Jakarta Buktikan Bukan Surga bagi Penjahat Internasional

“UKM Radio Untar adalah tempat di mana teori di kelas bertemu dengan praktik langsung. Kami belajar menjadi komunikator yang tidak hanya handal, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman,” jelas Putra Akmal Dzaki, atau yang akrab disapa Akmal, Ketua Umum UKM Radio Untar yang juga mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota.

Hari Radio Nasional: Lebih dari Sekadar Seremonial

Bagi Akmal dan seluruh anggota UKM Radio Untar, peringatan Hari Radio Nasional memiliki makna yang sangat dalam. Ini bukan hanya momen nostalgia, melainkan sebuah refleksi dan deklarasi semangat.

“Hari Radio Nasional mengingatkan kita akan kekuatan radio sebagai medium yang mampu menyatukan. Di era digital yang serba cepat dan individualistik, radio justru menawarkan kehangatan suara manusia, interaksi langsung, dan kedekatan yang personal,” ujar Akmal.

Ia menambahkan, “Tak hanya menjadi momen untuk mengenang sejarah Radio di Indonesia, tapi juga sebagai pengingat kalau radio masih relevan di era yang serba digital ini. Radio masih bisa beradaptasi dengan gaya anak muda lewat konten-konten yang fresh, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Untuk UKM Radio Untar, Hari Radio Nasional menjadi semangat baru untuk terus berkembang. Kami berkomitmen untuk terus menyajikan berita terbaru, informasi yang valid, sekaligus hiburan seru untuk para pendengar.”

Komitmen ini diwujudkan dalam berbagai program siaran internal yang tidak hanya menyajikan musik, tetapi juga talkshow dengan narasumber ahli, diskusi isu kampus dan nasional, serta konten-konten kreatif yang dibuat khusus untuk menjawab kebutuhan pendengar muda.

Prestasi yang Membuktikan Eksistensi

Kualitas dan kreativitas para penggiat UKM Radio Untar tidak hanya diakui di dalam kampus, tetapi juga di kancah yang lebih luas. Pada tahun 2024, mereka berhasil menorehkan prestasi gemilang yang membanggakan almamater.

Mereka menyabet Juara I dalam Kompetisi Siaran dan Lomba Podcast (KNALPOD) Fourtyfive 2024 yang diselenggarakan oleh Radio Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ). Prestasi ini dilengkapi dengan pencapaian sebagai Juara II di RMB FEST 2024 yang diadakan oleh Radio Mercu Buana.

Prestasi-prestasi ini bukanlah kebetulan. Mereka adalah buah dari konsistensi, kerja keras tim, dan pemahaman mendalam tentang bagaimana menciptakan konten audio yang tidak hanya informatif tetapi juga engaging bagi generasi digital.

Mimpi untuk Masa Depan Radio Kampus dan Indonesia

Ke depan, visi UKM Radio Untar semakin jelas dan ambisius. Akmal berharap organisasinya dapat terus menjadi ruang kreatif tanpa batas bagi mahasiswa Untar.

“Saya berharap UKM Radio Untar bisa terus menjadi ruang kreatif bagi para mahasiswa, bukan hanya sekadar siaran, tapi juga tempat lahirnya ide-ide fresh yang relevan dengan generasi saat ini. Kami ingin terus berinovasi, mungkin dengan konten podcast yang lebih beragam, siaran langsung melalui platform digital, dan kolaborasi dengan komunitas lainnya,” tuturnya.

Harapannya untuk dunia penyiaran Indonesia juga tak kalah besar. “Untuk dunia penyiaran Indonesia, semoga media radio bisa terus berinovasi dan menjadi salah satu media yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa terlupakan dalam perjalanan media di masa depan. Radio harus tetap menjadi suara yang dipercaya, di tengah maraknya misinformasi,” pungkas Akmal.

Dengan semangat Hari Radio Nasional 2025, UKM Radio Untar telah membuktikan bahwa gelombang radio tidak akan pernah padam. Ia hanya bertransformasi, dari gelombang analog yang menjangkau pelosok, menjadi gelombang digital yang menyasar genggaman tangan. Suara yang disiarkannya tetap sama: suara semangat muda, suara kreativitas, dan suara yang terus berkontribusi pada denyut nadi bangsa, sebagaimana para pendahulu mereka pada 11 September 1945 silam. Mereka adalah penerus estafet yang membawa obor penyiaran Indonesia memasuki babak baru yang lebih cerah.

Shoppe Mall